Pertandingan baru berjalan tiga menit, Inter sudah mengancam gawang
Torino melalui tembakan jarak jauh dari pemain anyar mereka, M’Villa.
Namun tembakan pemain asal Prancis tersebut masih melebar.
Tim tuan rumah mencoba keluar dari tekanan Inter dengan mengandalkan beberapa kali serangan balik, tepatnya pada menit ke- 11. Nocerino yang menerima umpan dari Gazzi gagal memanfaatkan peluang tersebut.
Klub dengan julukan Il Toro berpeluang mengungguli Inter saat mereka mendapatkan hadiah penalti setelah Fabio Quagliarella dilangar oleh Nemanja Vidic. Namun, sepakan 12 pass yang dilakukan oleh Marcelo Larrondo masih mampu diantisipasi oleh penjaga gawang Inter, Samir Handanovic.
Kedua tim silih berganti memberikan tekanan, pada menit ke-28 penyerang Inter, Mauro Icardi, hampir mengubah papan skor setelah berhasil mencetak gol. Akan tetapi, ia sudah terlebih dahulu terjebak off-side sehingga gol tersebut pun dianulir oleh sang pengadil lapangan.
Pada ke- 10 menit menjelang turun minum, Quagliarella kembali mengancam gawang Nerazzurri dengan memanfaatkan sepak pojok, tandukan mantan bomber Juventus ini hanya melebar tipis di atas mistar gawang Inter. Hingga babak pertama usai skor masih belum berubah 0-0.
Awal babak kedua dimulai tim asuhan Giampiero Ventura mencoba menekan Inter melalui Larrondo. Pemain asal Argentina tersebut beberapa kali memberikan ancaman ke gawang Inter, sehingga Handanovic harus bekerja ekstra demi mengamankan gawangnya serangan-serangan Torino.
Mazzari mencoba melakukan perubahaan dengan memasukkan penyerang anyar mereka, Pablo Osvaldo, yang masuk mengantikan M’Villa. Begitu juga dengan Ventura yang menarik keluar Omar El Kaddouri dengan memasukan Juan Sanchez Mino.
Belum satu menit memasuki lapangan Osvaldo hampir saja memberikan keunggulan untuk Inter setelah sundulannya yang meneruskan umpan Dodo masih melebar tipis di atas gawang Torino.
Memasuki 15 menit terakhir di babak kedua, Inter kembali mendapatkan peluang dari Hernanes. Sayang, sepakan gelandang asal Brasil itu masih mampu diantisipasi dengan baik oleh penjaga gawang Torino, Deniele Padelli dan hanya menghasilkan tendangan sudut untuk Inter.
Jelang berakhirnya laga, Inter harus menerima bermain dengan sepuluh pemain setelah Vidic menerima kartu kuning kedua karena terlihat memprotes keputusan. Sesaat setelah insiden kartu merah pemain belakang asal Serbia itupun, wasit meniupkan peluit panjang dengan tidak ada gol tercipta dipertandingan ini.
Susunan Pemain:
Torino: Pedelli; Bovo, Gilik, Moretti; Darmian, Nocerino, Gazzi, El Kaddouri (Mino 55’), Molinaro (Maksimovic 71’); Quagliarella, Larrondo
Inter Milan: Handanovic; Ranocchia, Vidic, Juan; Jonathan (Nagatomo 84’), Medel, M’Villa(Osvaldo 56’) Dodo (D’Ambrosio 80’); Hernanes, Kovacic; Icardi
Tim tuan rumah mencoba keluar dari tekanan Inter dengan mengandalkan beberapa kali serangan balik, tepatnya pada menit ke- 11. Nocerino yang menerima umpan dari Gazzi gagal memanfaatkan peluang tersebut.
Klub dengan julukan Il Toro berpeluang mengungguli Inter saat mereka mendapatkan hadiah penalti setelah Fabio Quagliarella dilangar oleh Nemanja Vidic. Namun, sepakan 12 pass yang dilakukan oleh Marcelo Larrondo masih mampu diantisipasi oleh penjaga gawang Inter, Samir Handanovic.
Kedua tim silih berganti memberikan tekanan, pada menit ke-28 penyerang Inter, Mauro Icardi, hampir mengubah papan skor setelah berhasil mencetak gol. Akan tetapi, ia sudah terlebih dahulu terjebak off-side sehingga gol tersebut pun dianulir oleh sang pengadil lapangan.
Pada ke- 10 menit menjelang turun minum, Quagliarella kembali mengancam gawang Nerazzurri dengan memanfaatkan sepak pojok, tandukan mantan bomber Juventus ini hanya melebar tipis di atas mistar gawang Inter. Hingga babak pertama usai skor masih belum berubah 0-0.
Awal babak kedua dimulai tim asuhan Giampiero Ventura mencoba menekan Inter melalui Larrondo. Pemain asal Argentina tersebut beberapa kali memberikan ancaman ke gawang Inter, sehingga Handanovic harus bekerja ekstra demi mengamankan gawangnya serangan-serangan Torino.
Mazzari mencoba melakukan perubahaan dengan memasukkan penyerang anyar mereka, Pablo Osvaldo, yang masuk mengantikan M’Villa. Begitu juga dengan Ventura yang menarik keluar Omar El Kaddouri dengan memasukan Juan Sanchez Mino.
Belum satu menit memasuki lapangan Osvaldo hampir saja memberikan keunggulan untuk Inter setelah sundulannya yang meneruskan umpan Dodo masih melebar tipis di atas gawang Torino.
Memasuki 15 menit terakhir di babak kedua, Inter kembali mendapatkan peluang dari Hernanes. Sayang, sepakan gelandang asal Brasil itu masih mampu diantisipasi dengan baik oleh penjaga gawang Torino, Deniele Padelli dan hanya menghasilkan tendangan sudut untuk Inter.
Jelang berakhirnya laga, Inter harus menerima bermain dengan sepuluh pemain setelah Vidic menerima kartu kuning kedua karena terlihat memprotes keputusan. Sesaat setelah insiden kartu merah pemain belakang asal Serbia itupun, wasit meniupkan peluit panjang dengan tidak ada gol tercipta dipertandingan ini.
Susunan Pemain:
Torino: Pedelli; Bovo, Gilik, Moretti; Darmian, Nocerino, Gazzi, El Kaddouri (Mino 55’), Molinaro (Maksimovic 71’); Quagliarella, Larrondo
Inter Milan: Handanovic; Ranocchia, Vidic, Juan; Jonathan (Nagatomo 84’), Medel, M’Villa(Osvaldo 56’) Dodo (D’Ambrosio 80’); Hernanes, Kovacic; Icardi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar